
Mawaridussalam. Pondok Pesantren Mawaridussalam mulai menggelar ujian syafahi/lisan bagi seluruh santri dan santriwati pada Sabtu (20/5/23). Ujian lisan berlangsung selama 6 hari yang akan berakhir pada Kamis (25/5/23). Para santri diuji oleh ustaz dan ustazah yang terdiri dari satu atau dua orang pada setiap ruangan.
Ujian ini merupakan bentuk evaluasi bagi santri dan santriwati terhadap pemahaman dan kemampuan mereka akan suatu pelajaran. Dengan ini, diharapkan para santri dapat menelaah kembali sebelum memasuki pelaksanaan ujian tahriri/tulis. Ujian tulis akan diadakan setelah pelaksanaan ujian lisan telah usai.
Ujian lisan meliputi tiga materi besar, yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan ibadah. Maka setiap santri mendapat giliran ujian sebanyak tiga kali sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia ujian. Setelah ujian pada satu materi, para santri dan santriwati mendapat libur satu hari untuk persiapan ujian di hari berikutnya.
Melihat akan pentingnya ujian di Pondok Pesantren Mawaridussalam, maka seluruh santri dan santriwati diwajibkan untuk belajar pada malam hari dengan diawasi oleh para ustaz dan ustazah. Untuk menambah fokus santri dalam menghadapi ujian, maka seluruh kegiatan yang ada di pesantren dihentikan sementara. Mulai dari muhadarah, kegiatan pramuka sampai kegiatan olahraga.
