Mawaridussalam. Budidaya perikanan tambak saat ini begitu diminati oleh masyarakat Indonesia. Upaya tersebut dalam rangka menopang ekonomi masyarakat dengan menjadikan ikan sebagai objeknya. Hidup mandiri adalah diantara sebab yang mendorong Bank Indonesia untuk membantu beberapa pesantren untuk membuka usaha budidaya ikan.
Pondok Pesantren Mawaridussalam mendapat kehormatan besar tatkala Bank Indonesia memberikan kepercayaan untuk menerima amanah mengeola tambak ikan. Tidak tanggung-tanggung, sepuluh buah tambak disiapkan untuk menampung bibit ikan yang telah disiapkan oleh Bank Indonesia. Seluruh kebutuhan dan keperluan tambak ikan dipenuhi oleh pihak Bank Indonesia. Tambak ikan Pondok Pesantren Mawaridussalam terdiri dari ikan lele dan ikan nila.
Kick Off Budidaya Perikanan Tambak yang dibarengi dengan penyerahan bantuan program sosial ini dalam rangka pelaksanaan program kemandirian ekonomi. Acara Kick Off ini dihadiri oleh camat Batang Kuis, bapak Avro Wibowo, Kepala Desa Tumpatan Nibung, perwakilan bupati Deli Serdang dan pegurus Bank Indonesia di Sumatera Utara.
Sebelum Kick Off, program ini terlebih dahulu mengadakan pelatihan tentang budidaya ikan yang diikuti oleh santri Pondok Pesantren Mawaridussalam. Pelatihan tersebut berlangsung selama dua hari di Gedung Serba Guna. Semoga Pesantren Mawaridussalam dapat menjaga amanah ini dan mampu menjadi pesantren yang mandiri dalam segi ekonomi.

