
Mawaridussalam (14/02/2020). Dalam rangka memperingati Milad (hari lahir) Pondok Pesantren Mawaridussalam yang ke-10, Pesantren mengundang hafiz cilik RCTI tahun 2019 yaitu Naja Huda Afifurrahman. Naja adalah seorang anak yang divonis oleh dokter mengidap penyakit lumpuh otak, sehingga ia tidak mampu berjalan, membaca, bahkan berbicara hanya mampu mengucapkan beberapa kata saja. Namun dengan keagungan Allah Swt dan kemukjizatan Alquran, Naja mampu menghafal seluruh isi Alquran. Tidak hanya ayat, Naja juga hafal nama surat, nomor ayat, di halaman berapa ayat itu berada, terjemahannya, bahkan jumlah ayat yang ada dalam satu halaman. Subhanallah.
Naja hadir di Pondok Pesantren Mawaridussalam bersama dua orang temannya di acara hafiz cilik RCTI 2019 Revan dan Revin. Mereka adalah dua orang bersaudara yang lahir dalam keadaan premature dan hingga saat ini belum bisa melihat alias buta. Orang tua mereka mengetahui keadaan mereka yang tidak dapat melihat ketika mereka berusia empat bulan.
Dalam sambutannya, Pimpinan Pondok Pesantren Mawaridussalam Drs. KH. Syahid Marqum S.Pdi, MM menyampaikan rasa haru dan rasa bangga beliau atas kehadiran mereka beserta keluarga di Pesantren Mawaridussalam. Buya berharap dan berdoa semoga kedatangan mereka dapat membawa berkah untuk Pesantren tercinta.
Dalam acara ini dilaksanakan penggalangan dana bantuan untuk pengembangan tahfidz di pedalaman. Alhamdulillah terkumpul dana sebesar Rp. 20.160.000. Dana ini merupakan hasil sumbangan dari dewan guru, santri/wati serta wali murid dan tamu yang hadir.
